Nikmati Pantai Desaru yang Tenang di Johor Bahru, Malaysia
- Citra Narada
- 29 Nov 2020
- 2 menit membaca

Dok. Desaru Coast
Umumnya, kebanyakan turis lokal maupun mancanegara yang mengunjungi Desaru yang terletak di Johor Bahru, Malaysia, datang untuk menikmati pantainya yang tenang. Ombak yang menghempas pesisir pantai tak terlalu ganas, karena memang langsung menghadap ke lautan lepas yang menghubungkan ke Laut Cina Selatan. Namun, ombak akan terasa lebih menantang ketika memasuki bulan November hingga Februari ketika memasuki musim hujan.
Saat saya datang di akhir bulan September lalu, tak terlihat banyak orang memenuhi pantai. Hanya beberapa keluarga dan sekumpulan anak muda yang sesekali tertawa sambil saling mencipratkan air laut ke satu sama lain. Beberapa lainnya asyik sibuk memainkan suatu permainan seru di atas pasir. Menjadikan momen liburan dengan memori manis yang tertinggal di tempat ini.
Pantai dengan luas sekitar 9.3 hektar ini bisa jadi pilihan bagi mereka yang lelah dengan hiruk pikuk kehidupan perkotaan. Mereka yang ingin berjemur santai di pantai berombak lamban tanpa perlu khawatir terhempas angin kencang. Pun tak perlu berdesakkan mencari tempat yang nyaman untuk menggelar tikar sambil menyajikan makanan-makanan terbaik untuk disantap sambil berenang di pantai.
Kendati ombak yang menghempas Pantai Desaru cenderung santai dan tidak terlalu dipenuhi banyak orang, tak lantas membuat pantai ini terasa membosankan. Saya yang penggila aktivitas memacu adrenalin dimanjakan dengan hadirnya operator kegiatan air yang tersedia di pesisir pantai.
Operator ini menyediakan beberapa kegiatan seru, mulai dari memacu kecepatan di atas jet ski, mendayung santai di atas kayak, mencoba berselancar di atas air dengan water skiing hingga menjelajah Pantai Desaru dengan kapal layar. Harga dari aktivitas-aktivitas air seru ini dibanderol mulai dari 30 sampai 350 Ringgit Malaysia (Rp 100 ribu - Rp 1.2 juta).
Pemerintah daerah setempat melihat kawasan Desaru menjadi sangat potensial sebagai destinasi wisata pantai di Johor Bahru. Sehingga, dalam pengelolaannya, terbilang serius untuk menjadikan Pantai Desaru sebagai destinasi yang nyaman dan aman dikunjungi oleh para turis. Hal ini diwujudkan dengan pemeliharaan kawasan pantai yang tak main-main.
Sampah-sampah tak terlihat berserakan menodai pasir putih Pantai Desaru. Secara reguler petugas kebersihan khusus akan berjalan menyusuri pesisir pantai untuk membersihkan sampah-sampah yang berserakan. Bahkan, saya melihat langsung dua orang petugas kebersihan lalu lalang di sekitar pantai.
Tak hanya membersihkan pantai dari sampah plastik, tapi juga membawa mesin khusus untuk menemukan sampah logam agar memastikan keamanan dari para turis yang datang. Ini memberikan nilai plus tersendiri bagi para pecinta alam yang mengharapkan sebuah destinasi berlibur yang nyaman dari sampah.
(*) Artikel ini juga sudah pernah dipublikasikan di Majalah Femina November 2019.
Comments